Senin, 31 Oktober 2022

HURUF KECIL



   Huruf kecil adalah suatu huruf yang berukuran lebih kecil. Dalam sistem alfabet Latin, huruf-huruf tersebut adalah a hingga z. Hampir seluruh huruf dalam kata-kata pada suatu kalimat ditulis dalam huruf kecil, kecuali jika ada aturan dalam bahasa tersebut yang mengharuskan atau menganjurkan penggunaan huruf kapital pada tempat-tempat tertentu pada kata-kata di dalam kalimat.

   Huruf kecil hampir digunakan pada kata kata yang ada di dalam kalimat dan huruf kecil juga digunakan pada posisi yang tidak ada huruf kapitalnya. Adapun cara penulisan kata dalam peletakkan huruf kecil bukan pada awal kalimat misalnya, bukan nama orang atau dalam penggunaan huruf kapital pada kalimat sebelumnya. Kemudian, penggunaan huruf kecil juga perlu diterapkan misalnya dalam p enulisan nama jenis, bukan nama produk dan bukan nama tempat dalam geografis.

 Penggunaan huruf kecil biasanya diawali dengan huruf kapital.Huruf awal pada setiap kalimat harus ditulis dengan huruf kapital atau huruf besar. Namun ada beberapa kata yang penulisannya tetap menggunakan huruf kecil. 

Berikut penjabaran mengenai kata yang ditulis kecil dalam judul:

1.Pada kata pertama dalam judul, selalu gunakan huruf besar atau huruf kapital pada huruf pertamanya. Gunakan huruf kecil pada kata ulang berubah bunyi. Misalnya Kalang-kabut, Sayur-mayur, Serba-serbi, Padu-padan dan sejenisnya.

2.Gunakan huruf kecil pada kata ulang berimbuhan. Misalnya, Bahu-membahu, Tarik-menarik, Berdua-duaan, Sapa-menyapa. Sementara pada kata ulang utuh, huruf pertamanya tetap besar. Misalnya, Undang-Undang, Anak-Anak, Ibu-Ibu dan sejenisnya.

3.Gunakan huruf kecil pada kata yang bersifatnya partikel. Pada kata yang bersifat partikel, huruf pertama tetap ditulis dengan huruf kecil kecuali pada awal kalimat.


Pernyataan

1. Manfaat bagi saya mempelajari cara penggunaan huruf kecil adalah saya bisa membuat sebuah tulisan dengan baik dan benar. Karena penggunaan huruf kecil yang di awali dengan huruf kapital pada awal kalimat dapat membuat penyempurnaan dalam tulisan tersebut. 

2. Motivasi mempelajari huruf kecil adalah saya menjadi lebih ingin tahu bagaimana cara penggunaan huruf kecil pada sebuah tulisan dan hal ini dapat membuat saya lebih berhati-hati untuk menulis dalam membuat sebuah tulisan

3. Sangat penting bagi saya dan juga profesi saya yang insya allah ketika saya menjadi seorang pendidik hal ini sangatlah berpengaruh dalam pekerjaan saya. Oleh karna itu mempelajari huruf kecil ini sangatlah berguna untuk semua orang

4. Kerugian tidak mempelajari huruf kecil adalah kita tidak akan perna tahu benar atau slaah kita selama ini dalam membuat sebuah tulisan

Huruf Miring Dan Tebal

 



A.Huruf Miring 

Huruf miring biasanya digunakan untuk memberikan penekanan pada sebuah kata atau kalimat,namun huruf tersebut juga dipakai untuk menunjukkan sebuah istilah atau kata yang berasal dari bahasa asing.Huruf yang bercetak miring juga digunakan pada pengutipan judul buku, nama koran,penulisan nama, media sumber rujukan dan lain sebagainya.

    Sehingga dalam menulis kita dapat memahami bagaimana seharusnya huruf miring digunakan dan pembaca juga dapat mengetahui apa tujuan dari kata yang ditulis.setelah kita memahami apa itu pengertian huruf miring maka kita juga harus memahami bagaimana aturan penggunaan huruf miring yang tepat dan sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia(PUEBI).

  Terdapat beberapa aturan penggunaan huruf miring, Fungsi dan Contoh Penggunaan Huruf Miring

1.Menulis Judul buku

       Huruf miring dipakai untuk menuliskan judul buku, nama majalah, atau nama surat kabar yang dikutip dalam tulisan, termasuk dalam daftar pustaka.

Misalnya:

• Saya sudah membaca buku Salah Asuhan karangan Abdoel Moeis.

• Majalah Poedjangga Baroe menggelorakan semangat kebangsaan.

• Berita itu muncul dalam surat kabar Cakrawala.

• Pusat Bahasa. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Edisi Keempat (Cetakan Kedua). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

2.Penegasan

      Huruf miring dipakai untuk menegaskan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata dalam kalimat.

Misalnya:

• Huruf terakhir kata abad adalah d.

• Dia tidak diantar, tetapi mengantar.

• Dalam bab ini tidak dibahas pemakaian tanda baca.

•Buatlah kalimat dengan menggunakan ungkapan lepas tangan.

•.Ungkapan Daerah atau Bahasa Asing

      Huruf miring dipakai untuk menuliskan kata atau ungkapan dalam bahasa daerah atau bahasa asing.

Misalnya:

• Upacara peusijuek (tepung tawar) menarik perhatian wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh.

• Nama ilmiah buah manggis ialah Garcinia mangostana.

• Weltanschauung bermakna ‘pandangan dunia’.

• Ungkapan bhinneka tunggal ika dijadikan semboyan negara Indonesia.


     Catatan khusus tentang penggunaan huruf miring:

• Nama diri, seperti nama orang, lembaga, atau organisasi, dalam bahasa asing atau bahasa daerah tidak ditulis dengan huruf miring.

• Dalam naskah tulisan tangan atau mesin tik (bukan komputer), bagian yang akan dicetak miring ditandai dengan garis bawah.

• Kalimat atau teks berbahasa asing atau berbahasa daerah yang dikutip secara langsung dalam teks berbahasa Indonesia ditulis dengan huruf miring.

B. Huruf tebal

     Huruf tebal digunakan untuk menegaskan bagian kalimat yang sudah ditulis miring. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “tebal” berarti bertambah lebih besar. Huruf tebal dapat diartikan huruf yang ditulis dengan jarak yang lebih besar daripada huruf pada umumnya. 

Terdapat beberapa contoh penggunaan huruf tebal :

1. Huruf Tebal dalam Laporan atau Karya Ilmiah

Penggunaan huruf tebal dalam laporan atau karya ilmiah yang digunakan untuk menuliskan judul buku, bab, bagian bab, daftar isi, daftar tabel, daftar lambang/ simbol, daftar pustaka, indeks, dan lampiran.

Contoh:

1.Judul :

Implementasi Algoritma Bco ( Bee Colony Optimization ) Dalam Penyelesaian Travelling Salesman Problem 

2.Daftar dan lampiran:

1.DAFTAR ISI

2.TABEL DAFTAR

3.DAFTAR GAMBAR

4.DAFTAR LAMPIR

5.SIMBOL DAFTAR

6.DAFTAR PUSTAKA

7.INDEKS

8.LAMPIRAN


     Penggunaan huruf tebal dan huruf miring sering sekali terbalik. Kata yang seharusnya di tulis menggunakan huruf tebal kita menuliskannya dengan huruf miring. Begitu juga sebaliknya, kata yang seharusnya ditulis menggunakan huruf miring namun kita menuliskannya dengan huruf tebal. Atau malah jarang ditulis baik menggunakan huruf tebal maupun huruf miring. Oleh karena itu, memahami cara penulisan yang benar dalam bahasa Indonesia diperlukan.


Pernyataan :

1.Apa manfaat bagi kamu mempelajari huruf miring dan tebal

2.Apa motivasi kamu mempelajari huruf miring dan tebal.

3.seberapa penting materi huruf miring dan tebal bagi anda dan profesi anda nantinya 

4.Apa kerugian jika tidak mempelajari huruf miring dan tebal 

J

awaban 

1. Manfaatnya adalah dapat meningkatkan pemahaman pembaca, karena dengan adanya huruf miring dan tebal kita bisa mengetahui makna dalam peletakan huruf miring dan tebal dalam tulisan,dan kita dapat membuat sebuah tulisan yang sudah sesuai dengan ketentuan dari EBI.

2. Motivasi saya belajar mengenai penggunaan huruf miring dan tebal untuk mengetahui lebih tentang peletakan huruf miring dan tebal.

3.Sangat penting, karena dengan kita mempelajari penggunaan huruf miring dan tebal kita dapat membuat sebuah tulisan sesuai dengan kategori EBI.

4.Kerugian yang kita dapat jika tidak mengetahui ataupun tidak mempelajari penggunaan huruf miring dan tebal adalah kita salah atau terbalik dalam peletakan huruf miring dan tebal dalam penulisan.

HURUF KAPITAL

  


  
Huruf kapital adalah huruf yang berukuran dan berbentuk khusus dari huruf yang lain. Huruf kapital juga dapat digunakan sebagai huruf pertama dari kata pertama didalam kalimat,huruf pertama dalam nama diri dan lainnya.Huruf capital harus digunakan sesuai dalam aturan atau kaidah yang tercantum dalam PUEBI.

Penggunaan huruf kapital

1.      Huruf pertama awal kalimat

Contohnya :

·         Apa maksudnya?

·         Apa kabar ?

·         Hari ini saya ulangan semester

·         Aku ingin memakan kepiting bakar

 

2.      Huruf pertama yang berkenaan dengan agama

Contohnya : 

·         Allah Maha Pengasih

·         Puji Tuhan semesta alam

·         Tuhan Yang Maha Esa

·         Islam agama-ku

 

3.      Kutipan langsung

Contohnya :

·         Aku berkata “Mengapa kita harus saling mencintai?”

·         Ayahku berpesan “Nak, jadilah perempuan yang tangguh.”

·         Nenekku berkata “Kamu harus jadi wanita yang mandiri.”

·         Ibu berkata “ Menjalani rumah tangga itu tidak mudah.”

4.      Gelar kehormatan

Contohnya :

·         Dr.Putri Ramadhani S.Pd,M.Pd

·         Nabi Muhammad SAW

·         H. Muhammad Amin

·         Ustad Abdullah

5.      Jabatan atau pangkat

Contohnya :


·         Jenderal Sudirman

·         Kepala Sekolah

·         Briptu Norman

·         Bintara

·         Tamtama

·         Perwira


·         Presiden

 

·         Wali Kota

 

·         Gubernur

 

·         Pegawai Negri Sipil

 

6.      Unsur nama orang

Contohnya:

·         Putri Ramadhani

·         Aqeela Triana

·         Clarista

·         Rapunzel

·         Lee Min Hoo

7.      Nama bangsa,suku bangsa dan bahasa

Contohnya :

·         Bangsa Indonesia

·         Bangsa Eropa

·         Suku Jawa

·         Suku Batak

·         Suku Dayak

·         Bahasa Indonesia

·         Bahasa Inggris

8.      Nama tahun,bulan, hari

Contohnya :

·         Bulan Agustus

·         Bulan September

·         Bulan Oktober

·         Tahun Baru Islam

·         Hari Raya Idulfitri

·         Hari Raya Ied Adha

9.      Nama dalam geografi

Contohnya :

·         Selat Malaka

·         Selat Sunda

·         Samudra Pasifik

·         Samudra Atlantik

·         Benua Asia

·         Benua Eropa

·         Benua Afrika

10.  Nama lembaga

Contohnya :

·         Dewan Perwakilan Daerah

·         Komisi Pemberantasan Korupsi

·         Mahkamah Agung

·         Yuridis

·         Majelis Permusyawaratan Rakyat

·         Mahkamah Konstitusi

·         Badan Pemeriksa Keuangan

·         Komisi Perlindungan Anak

·         Komisi Nasional Hak Asasi Manusia

·         Komisi Yudisial

11.  Nama buku,majalah

Contohnya :

·         Majalah Bisnis

·         Majalah Agama

·         Majalah Politik

·         Biografi

·         Kamus bahasa Indonesia  

·         Buku Ilmiah

·         Buku Tafsir

 

12.  Singkatan nama gelar

Contohnya :

·         Ny ( Nyonya )

13.  Nama kota

Contohnya :

·         Pisang banten

·         Asinan Bogor

·         Pisang ambon

·         Pempek Palembang

·         Nasi padang

14.  Nama produk karya seni

Contohnya :

·         Batik Solo

·         Batik Jawa

·         ukiran Jepara

·         Tenun Sumba

·         Wayang Kulit

·         Gerabah

15.  Istilah kekerabatan

Contohnya :

·         Ayah sedang apa?

·         Saya pergi kerumah Nenek

·         Ibuku memasak rendang

·         Kakakku sedang mencuci mobil

·         Paman membawa  makanan

 

 

Pernyataan :

1.Apa manfaat bagi  kamu khususnya mempelajari huruf kapital

2.Apa motivasi kamu mempelajari huruf kapital

3.seberapa penting materi huruf kapital bagi anda dan profesi anda nantinya

4.Apa kerugian jika tidak mempelajari huruf kapital

 

Jawaban :

1.manfaatnya dapat meningkatkan pemahaman pembaca, karena dengan adanya huruf kapital kita bisa mengetahui  makna penting dalam penting dalam tulisan tersebut,dan kita dapat membuat sebuah tulisan yang sudah sesuai dengan ketentuan dari EBI.

2. membuat saya lebih ingin mencari tahu secara jelas mengenai penggunaan huruf kapital.

3.sangat penting, karena dengan kita mempelajari penggunaan huruf kapital kita dapat membuat sebuah tulisan sesuai dengan kategorinya EBI,dan ketika kita sebagai penulis sudah dapat menulis dengan tepat. Maka, pembaca akan lebih memahami makna dari tulisan yang telah kita buat.

4.kurigaan yang kita dapat jika tidak mengetahui ataupun tidak mempelajari penggunaan huruf kapital. Maka kita akan selalu salah dalam membuat sebuah tulisan .